19 March 2013
Category:
Ide Bisnis
Comments: 0

Memulai Bisnis Laundry

Bisnis Laundry

Bisnis Laundry

Barangkali anda tidak menduga bahwa kwsibukan masyarakat urban dapat menjadi berkah tersendiri, tetapi inilah yang terjadi. Karena alasan kesibukannya, masyarakan perkotaan cenderung malas untuk mencuci pakaiannya sendiri. Makanya, hal ini menjadi berkah tersendiri, bila Anda mampu mengubah kesempatan tersebut sebagai suatu peluang bisnis yang menjanjikan, yaitu bisnis mencuci atau laundry.

Laundry tampaknya menjadi salah satu jenis bisnis yang menguntungkan saat ini. Sehingga, banyak orang yang memulai tertarik untuk menekuninya. Di sejumlah tempat, mulai dari pusat perkantoran hingga kawasan padat pemukiman penduduk, gerai-gerai laundry terus tumbuh menjamur.

Merintis bisnis laundry tidaklah sulit. Dengan modal yang sedikit, Anda sudah bisa merintisnya. Dalam hal itu, yang jelas, selain tekad dan ketekunan, Anda juga perlu modal untuk mengadakan mesin cuci, sewa tempat, setrika, lemari, meja, hanger, timbangan, pewangi, dan peralatan toko lainnya.

Jika Anda tidak belum mempunyai cukup modal untuk membeli mesin cuci, maka Anda dapat memcucinya dengan cara manual alias menggunakan tangan. Sebenarnya cuci manual justru lebih menghasilkan cucian bersih secara maksimal.

Ketika berbisnis laundry, berusahalah untuk memuaskan pelanggan Anda dengan kreasi dan inovasi yang maksimal, mulai dari memberi pewangi, setrika, jangka waktu cuci, harga yang kompetatif, sampai layanan antar jemput, yang dapat menjadi nilai jual. Untuk memaksimalkan promosi, sebarkan brosur sebayak-bayaknya, serta berikan diskon 20% dan kupon undian jika konsumen membawa brosur tersebut.

Untuk memulai usaha laundry yang tidak terlalu besar, pengadaan 1 unit mesin cuci saja sudah cukup, setidak-tidaknya Anda harus mengeluarkan uang muka sebesar Rp 3.000.000,00. Jika Anda membutuhkan sekitar 2-3 unit mesin cuci, Anda tinggal mengalikannya saja.

Dalam hal sewa tempat, lebih baik anda menyewa tempat yang harga sewanya relative murah dengan kisaran Rp 4.000.000,00 per tahun. Untuk pilihan tempat juga harus tetap diperhatikan, setidaknya strategi dan nyaman bagi konsumen. Adapun pengadaan peralatan, seperti setrika, meja, timbangan, pewangi, dan lain-lain, kira-kira membutuhkan Rp 2000.000,00 sampai Rp 3.000.000,00.

Setelah modal dan persiapan awal terpenuhi, Anda harus membekali diri sendiri maupun karyawan Anda dengan keterampilan-keterampilan khusus. Misalnya, Anda tahu bagaimana mencuci pakaian, mengerinkan, dan menyetrika dengan baik, serta mengetauiĀ  formula yang tepat untuk menghilangkan berbagai noda. Dengan keterampilan tersebut, konsumen tidak akan kecewa memakai jasa Anda.

Dalam menjalankan bisnis laundry, Anda akan menemui sejumlah hambatan. Di antaranya adalah banyak persaingan dari usaha sejenis, konsumen yang menuntut kerjanya lebih cepat, serta cuaca buruk yang membuat jemuran pakaian tidak kunjung kering (seperti pakaian tertukar atau yang lain-lain), meskipun ini manusiawi, juga menjadi kendala dalam bisnis laundry.

Oleh karena itu, dalam menjalankan bisnis laundry, Anda harus mempunyai strategi untuk meningkatkan daya saing. Anda pun perlu sering-sering melakikan observasi ke beberapa tempat usaha laundry sebagai bahan perbandingan dengan memberikan penawaran yang relative murah, serta keunggulan layanan, seperti jaminan anti bakteri, antiluntur, serta memberikan variasi tertentu. Hal ini bertujuan agar Anda lebih dipercaya oleh para pelanggan lantaran sesuai dengan pesanan mereka.

Nah, bisnis laundry manarik bukan? Bagi anda yang bertindak sebagai seorang masyarakat, bisnis ini tentu menjanjikan keuntungan dan kemudahan. Dlambisnis ini, yang terpenting adalah Anda memiliki strategi pemasaran yang tepat dan baik. Sehingga, daftar konsumen Anda pun semakin banyak.

Dengan meningkatnya jumlah konsumen Anda, maka keuntungan yang akan Anda raih pasti semakin besar. Dari bisnis ini, keuntungan yang bisa Anda dapatkan cukuplah besar. Setidaknya uang sebesar Rp 4.000.000,00 dapat menjadi milik Anda dalam sebulan.

Leave a Reply